FIFA tak konsisten, atribut LGBT kini diperbolehkan masuk stadion Piala Dunia 2022 Qatar

- Jumat, 25 November 2022 | 14:23 WIB
Atribut LGBT yang dikenal dengan corak pelangi menjadi sorotan ketika Piala Dunia 2022 Qatar berlangsung, FIFA kini memperbolehkan atribut pelangi tersebut untuk masuk stadion di Qatar.
Atribut LGBT yang dikenal dengan corak pelangi menjadi sorotan ketika Piala Dunia 2022 Qatar berlangsung, FIFA kini memperbolehkan atribut pelangi tersebut untuk masuk stadion di Qatar.

BICARABERITA – Atribut LGBT yang dikenal dengan corak pelangi menjadi sorotan ketika Piala Dunia 2022 Qatar berlangsung, FIFA kini memperbolehkan atribut pelangi tersebut untuk masuk stadion di Qatar.

Pada pertandingan matchday pertama FIFA telah melarang segala atribut yang berbau LGBT untuk menghormati aturan di negara Qatar selaku tuan rumah yang mayoritas beragama Islam.

Namun, kini FIFA dikabarkan telah memperbolehkan atribut LGBT yang identik dengan warna pelangi ini masuk ke stadion setelah pihak Qatar telah memberikan jaminan kepada badan pengatur yakni Komite Operasi Keselamatan dan Keamanan Piala Dunia 2022 mengenai masalah ini.

Baca Juga: Film Keramat 2 Caruban Larang mulai tayang, simak ringkasannya!

FIFA tidak akan melarang lagi bendera pelangi di stadion untuk pertandingan Piala Dunia putaran berikutnya, dan Qatar kini telah memberikan jaminan kepada badan pengatur tentang masalah tersebut setelah serangkaian insiden yang memuncak terkait kapten dari tujuh federasi UEFA tidak mengenakan ban kapten One Love,” tulis menurut laporan Independent pada Kamis, 25 November 2022.

Jaminan ini nantinya akan membebaskan para suporter untuk memakai segala atribut LGBT ke stadion dan tidak akan disita kembali oleh petugas.

Beberapa insiden terkait pelarangan atribut LGBT ini sebelumnya pernah terjadi pada suporter Wales yang memakai topi dengan motif pelangi sebelum diamankan oleh petugas.

Baca Juga: Ditanya soal jumlah uang yang dibagikan untuk bungkam haters, jawaban Kiky Saputri bikin terkejut

Tak hanya itu, protes juga berdatangan dari peserta Piala Dunia 2022, salah satunya Timnas Jerman yang pada pertandingan pertama ketika melawan Jepang, mereka berpose seperti menutup mulut sebagai bentuk protes karena dilarang memakai ban kapten ‘one love’..

Halaman:

Editor: Shahnaz Adela

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X