• Selasa, 6 Desember 2022

30 pesantren mengalami kerusakan berat akibat gempa di Cianjur

- Rabu, 23 November 2022 | 07:11 WIB
Gempa Cianjur yang berkekuatan 5,6 Skala Richter berdampak pada ambruknya bangunan Pondok Pesantren Tahfidz Al-Muhyiddien Cianjur, Jawa Barat. (Foto: Instagram @visitcianjur)
Gempa Cianjur yang berkekuatan 5,6 Skala Richter berdampak pada ambruknya bangunan Pondok Pesantren Tahfidz Al-Muhyiddien Cianjur, Jawa Barat. (Foto: Instagram @visitcianjur)

BICARABERITA - Kejadian gempa berskala 5,6 Magnitudo telah mengakibatkan ribuan korban hingga bangunan rusak termasuk pesantren.

Data korban dari gempa Cianjur masih bergerak hingga 22 November 2022 telah dikonfirmasi melalui konferensi pers pukul 17.00.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mendata sebanyak 268 orang meninggal akibat bencana alam tersebut.

Secara rinci, BNPB mencatat kerusakan dengan total 22.198.

Baca Juga: Bisa dipakai! Kata bijak yang terkandung di Drama Korea Under The Queen's Umbrella

Terbagi sebanyak 6.570 rumah rusak berat, 2.071 rumah rusak sedang, 12.641 rumah rusak ringan.

Pemerintah menjanjikan rumah yang rusak ini diperbaiki dengan berbagai skema pembiayaan.

Secara rinci, pemerintah akan memberikan bantuan berdasarkan tingkat kerusakan pada rumah warga, yakni Rp 50 juta untuk rusak berat, Rp 25 juta untuk rusak sedang, dan Rp 10 juta untuk rusak ringan.

Pemerintah menjanjikan biaya untuk perbaikan rumah yang rusak bagaimana dengan bangunan pesantren?

Halaman:

Editor: Veliciana Gracica

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X