• Selasa, 6 Desember 2022

Terjadi gempa setiap 20 tahun, ada apa dengan Cianjur? Ini penjelasan BMKG

- Selasa, 22 November 2022 | 21:11 WIB
Terjadi gempa setiap 20 tahun, ada apa dengan Cianjur? Ini penjelasan BMKG. Bencana alam ini sendiri sudah terjadi sejak tahun 1982.  (Koran Gala)
Terjadi gempa setiap 20 tahun, ada apa dengan Cianjur? Ini penjelasan BMKG. Bencana alam ini sendiri sudah terjadi sejak tahun 1982. (Koran Gala)

 

BICARABERITA - Gempa berskala 5.6 yang terjadi di Cianjur kemarin (21/11/22), masih ditangani secara serius karena banyak memakan korban. Namun, fenomena terjadinya gempa setiap 20 tahun, kondisi Cianjur menjadi pertanyaan. Simak penjelasan BMKG seputar fenomena ini.

Menurut penelitian BMKG, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berpotensi mengalami gempa setiap 20 tahun sekali. Bencana alam ini sendiri sudah terjadi sejak tahun 1982 menurut analisis BMKG.

Presiden Joko Widodo sendiri sebelumnya sudah berkata perihal bencana gempa bumi yang menimpa Cianjur setiap 20 tahun sekali.

Baca Juga: Menggenal maskot Piala Dunia dari masa ke masa, mana favoritmu?

Presiden Joko Widodo mengimbau agar pembangunan rumah dibangun dengan sistem pembangunan antigempa.

Presiden menegaskan di konferensi pers di Cianjur pada Senin (21/11/22) kemarin, "Tetapi yang paling penting adalah pembangunan rumah-rumah yang terkena gempa bumi ini diwajibkan untuk memakai standar-standar bangunan yang antigempa oleh Menteri PUPR. Karena tadi disampaikan oleh BMKG bahwa gempa ini adalah gempa 20 tahunan, sehingga pembangunan rumahnya kita arahkan untuk rumah yang antigempa."

Melansir laman Antara, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menjelaskan, "Jadi antara 18-22 tahun, rata-rata 20 tahun, sehingga kemudian apabila ada bangunan yang roboh di tempat zona merah, jadi perlu memetakan zona tidak aman."

Baca Juga: Raffathar sedih, Arab Saudi tumbangkan Argentina 2-1 pada Piala Dunia 2022

Dwikora mengatakan bahwa warga yang berkediaman di titik rawan gempa perlu direlokasi ke daerah yang aman untuk berjaga-jaga jika ada gempa di 20 tahun mendatang.

Halaman:

Editor: Putu Agus Hariutama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X