• Selasa, 6 Desember 2022

Temukan saksi penting! Ini Kronologi lengkap Keluarga di Kalideres wafat satu per satu sejak Mei

- Selasa, 22 November 2022 | 13:10 WIB
Kasus empat anggota keluarga tewas mengering di sebuah rumah kawasan Perumahan Citra Garden Satu Extension, Kalideres, Jakarta Barat mulai menemukan titik terang kronologi kejadian.
Kasus empat anggota keluarga tewas mengering di sebuah rumah kawasan Perumahan Citra Garden Satu Extension, Kalideres, Jakarta Barat mulai menemukan titik terang kronologi kejadian.
BICARABERITA - Kasus empat anggota keluarga tewas mengering di sebuah rumah kawasan Perumahan Citra Garden Satu Extension, Kalideres, Jakarta Barat mulai menemukan titik terang kronologi kejadian.
 
Terbaru pihak kepolisian pada Senin (21/11) mengungkap fakta mengejutkan yang didapat dari saksi penting dalam pengungkapan kasus wafatnya empat anggota keluarga di Kalideres.
 
Kasus tewasnya keluarga di Kalideres yang terungkap pada 10 November lalu, kini justru menemukan fakta mengejutkan bahwa anggota keluarga tersebut wafat satu per satu sejak bulan Mei lalu.
 
 
Pada bulan Mei saksi penting kepolisian dalam mengungkap kasus keluarga di Kalideres ini, menemukan fakta bahwa sebagian anggota keluarga masih dalam kondisi hidup, namun telah ada anggota keluarga yang meninggal, namun dibiarkan berada di dalam rumah.
 
Terungkapnya fakta ini, menjadi sesuai dengan temuan kondisi jenazah di lokasi perkara yang menunjukkan bahwa empat korban tak meninggal dalam waktu bersamaan.
 
Waktu wafatnya anggota keluarga yang berbeda itu, terbukti dari kondisi jenazah ketika ditemukan, ada yang telah mengering dan ada yang masih proses pembusukan.
 
 
Dari keempat korban, diketahui bahwa jenazah Rudyanto Gunawan (71) dan istrinya Margaretha Gunawan (68) yang ditemukan di lokasi berbeda dalam rumah, telah meninggal lebih dahulu.
 
Sementara itu Dian Febbyana (42) yang ditemukan di lantai dan adik Rudyanto, yakni Budyanto Gunawan (69) yang ditemukan wafat di sofa, ternyata bulan Mei masih dalam kondisi hidup.
 
Fakta mengejutkan lainnya, Budyanto dan Dian Febbyana bahkan diduga mengetahui dan membiarkan anggota keluarga lainnya telah meninggal.
 
Kabar bahwa anggota keluarga ini mengetahui anggota keluarga lainnya meninggal dan membiarkan jenazahnya di dalam rumah, berdasarkan keterangan yang diungkap oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi.
 
 
Berdasarkan pelacakan tim digital forensik melalui nomor telepon yang pernah berhubungan dengan penghuni rumah.
 
Ditemukan saksi penting yakni pegawai koperasi simpan pinjam yang mengungkap fakta bahwa pada tanggal 13 Mei 2022 telah ada anggota keluarga yang wafat.
 
Bulan Mei lalu, Budyanto yang masih hidup dan merupakan adik dari Rudyanto Gunawan masih sempat bertemu dengan pegawai koperasi simpan pinjam di rumah perkara, yakni Perumahan Citra Garden Satu Extension, Kalideres, Jakarta Barat.
 
Budyanto saat itu menjadi mediator untuk dan hendak menyerahkan sertifikat dari rumah Renny Margaretha Gunawan yang akan dijual dengan harga Rp1,2 miliar. “Pada tanggal 13 Mei, ternyata mediator ini ketemu dengan salah satu pegawai koperasi simpan pinjam. Oleh karenanya dibiarkan digadaikan sertifikat rumah itu.
 
 
Pada saat itu pegawai koperasi simpan pinjam itu tertarik mengingat lokasi perumahan ini memiliki NJOP yang tinggi.
 
Sedangkan pembayaran untuk simpan pinjam itu maksimal 50 persen dari NJOP, rumah maupun tanah,” kata Hengki Haryadi.
 
Selanjutnya tiga petugas koperasi yang mendatangi rumah tersebut untuk melihat sertifikat rumah, justru mencium bau busuk di depan rumah, namun Budyanto yang saat itu masih hidup beralasan bahwa bau busuk itu berasal dari selokan.
 
Ketika berada di dalam rumah, saksi mengungkap bau busuk kian terasa menyengat dan menemukan Ibu Dian, yakni Renny Margaretha yang diduga telah wafat.
 
 
Saat itu Dian sempat menjelaskan kepada petugas koperasi yang datang, bahwa lampu kamar tidak dinyalakan dengan dengan alasan bahwa Ibunya sensitif terhadap cahaya.
 
Namun petugas yang penasaran atau curiga, sempat menyalakan flash ponselnya dan terkejut dengan kondisi diduga jenazah Renny Margaretha yang telah bengkak.
 
“Pada saat dibangunkan untuk mengecek sertifikat ini, dipegang-pegang agak lembut, curiga. Tanpa sepengetahuan Dian, pegawai koperasi simpan pinjam ini menghidupkan flash HP-nya,” ujar Hengki.
 
“Begitu dilihat, langsung yang bersangkutan berteriak takbir, ‘Allahu Akbar! Ini sudah mayat!’ Di tanggal 13 Mei,” tambah Hengki menirukan keterkejutan petugas koperasi.
 
 
Melihat keterkejutan pegawai koperasi simpan pinjam tersebut, Dian ketika itu masih mencoba meyakinkan bahwa Ibunya masih hidup dan mengatakan bahwa masih memberikan minum susu hingga menyisir rambut Ibunya.
 
Namun, tak terima dengan apa yang disaksikannya, pegawai koperasi simpan pinjam tersebut segera menjauh dari lokasi dan mencoba meninggalkan rumah tersebut, namun ditahan.
 
Dalam keterangan yang diterima kepolisian, Budyanto sempat mengejar para petugas dan meminta agar kejadian tersebut dapat disembunyikan, tidak dilaporkan ke polisi atau siapapun.
 
 
“Tolong Pak, jangan sampai dilaporkan ke polisi, jangan dilaporkan pihak RT ataupun warga sini’. Dan ternyata tidak dilaporkan,” ucap Hengki.
 
“Ini yang kami sesalkan, seharusnya kita semua sebagai warga masyarakat tidak boleh permisif, kejadian seperti ini agar dilaporkan saja,” tambahnya.
 
Berdasarkan keterangan saksi tersebut, menurut Hengki sejauh ini tampak cocok dengan alur waktu kejadian bersamaan dengan keterangan saksi di sekitar tempat kejadian perkara.
 
 
Kepolisian juga telah memastikan kebenaran kesaksian petugas koperasi simpan pinjam yang sempat mendatangi lokasi kejadian di perumahan Kalideres tersebut.
 
"Kami minta bukti, mana bukti bahwa saudara pernah datang pada tanggal 13 Mei. Ditunjukkanlah meta data, ternyata tanggal 13 Mei,” kata Hengki Haryadi.***
 
Baca terus berita-berita terkini melalui grup telegram kami di sini (https://t.me/bicaraberitacom), informasi terhangat dan terdepan, faktual dari bicaraberita.com dan juga follow kami di helo (https://s.helo-app.com/al/jhReZYUUTR)

Editor: Shahnaz Adela

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X