• Selasa, 6 Desember 2022

Tak sanggup bayar pembunuh bayaran, pelaku pembawa mayat di troli pelajari cara membunuh

- Sabtu, 22 Oktober 2022 | 19:15 WIB
Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga dalam keterangannya Sabtu (22/10) mengungkapkan bahwa pelaku pembunuhan terhadap wanita yang dibuang di kolong Tol Becakayu, yakni Christian Rudolf Tobing sempat mencari cara melakukan pembunuhan sebelum menjalankan aksinya.
Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga dalam keterangannya Sabtu (22/10) mengungkapkan bahwa pelaku pembunuhan terhadap wanita yang dibuang di kolong Tol Becakayu, yakni Christian Rudolf Tobing sempat mencari cara melakukan pembunuhan sebelum menjalankan aksinya.
 
BICARA BERITA - Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga dalam keterangannya, Sabtu (22/10) menyebutkan pelaku pembunuhan terhadap wanita berinisial AY yang jasadnya dibawa menggunakan troli dan ditelantarkan di kolong Tol Becakayu, sebelumnya telah berniat untuk menggunakan jasa pembunuh bayaran.

Meski begitu pelaku, yakni Christian Rudolf Tobing (36) telah merencanakan upaya pembunuhan terhadap teman sejawatnya itu urung menggunakan jasa pembunuh bayaran, lantaran tak sanggup bayar tarif yang tinggi.

“Jasa itu (pembunuh bayaran) tidak jadi karena menurut keterangan pelaku itu tarifnya terlalu mahal dan pelaku tidak sanggup,” kata Indrawienny Panjiyoga.
 

Berniat melakukan aksi pembunuhan sendiri, Christian Rudolf Tobing juga disebutkan mempelajari terlebih dahulu cara membunuh seseorang dengan tanpa ada suara.

Hal ini seperti diterangkan oleh pihak kepolisian, bahwa pelaku selama 3 hari mencari cara membunuh tersebut melalui internet.

“Pelaku men-searching lagi bagaimana cara membunuh orang supaya tidak bersuara. Itu dipelajari selama tiga hari,” kata Indrawienny Panjiyoga.
 

Sebelumnya kasus ini diketahui bermula dari ditemukannya jasad korban wanita di kolong Tol Becakayu, Bekasi.

Kasus ini kemudian menjadi viral lantaran aksi pelaku ketika membawa jasad korban di troli terekam dalam kamera CCTV yang ada di lift.

Diketahui bahwa pelaku membungkus atau menyembunyikan jasad korban setelah melakukan aksi pembunuhan di apartemennya dan kemudian meletakkannya pada troli untuk nantinya ditelantarkan di kolong Tol Becakayu.
 

Sikap Christian Rudolf Tobing yang tersenyum dalam rekaman CCTV di lift juga sempat menjadi sorotan.

Usai ditangkap dan dimintai keterangan, kepolisian menerangkan bahwa pelaku yang diduga melakukan pembunuhan atas dasar sakit hati itu tersenyum karena merasa puas atas tindakan pembunuhan yang dilakukannya.***
 
Baca terus berita-berita terkini melalui grup telegram kami di sini (https://t.me/bicaraberitacom), informasi terhangat dan terdepan, faktual dari bicaraberita.com dan juga follow kami di helo (https://s.helo-app.com/al/jhReZYUUTR)

Editor: Shahnaz Adela

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X