• Kamis, 29 September 2022

Ridwan Kamil tanggapi kasus penembakkan 6 kucing di Sesko TNI Bandung

- Kamis, 18 Agustus 2022 | 15:51 WIB
Ridwan Kamil (dok, Image/Pemprov Jawa Barat)
Ridwan Kamil (dok, Image/Pemprov Jawa Barat)

BICARABERITA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau akrab disapa Kang Emil menyoroti kasus penembakkan 6 ekor kucing di wilayah Sesko TNI Bandung.

Disampaikan Kang Emil bahwa kasus terkait penembakkan 6 ekor kucing oleh Brigjen NA yang dilakukan pada Selasa siang itu telah mendapatkan tindak lanjut dari pihak TNI.

"Insiden penembakkan kucing-kucing di lingkungan Sesko TNI Bandung, sudah ditindaklanjuti oleh TNI melalui arahan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa sesuai dengan wilayah/ area administrasi kewenangannya," tulis Ridwan Kamil dalam keterangan tertulisnya.
 

Terhadap penganiayaan terhadap 6 ekor kucing tersebut, Ridwan Kamil meminta agar kejadian serupa tidak lagi terulang di masa mendatang.

Hal yang sudah terjadi saat ini diharapkannya dapat menjadi pembelajaran agar setiap orang dapat menyayangi semua makhluk ciptaan Tuhan.

"Semoga ini menjadi pembelajaran agar kita lebih baik lagi dalam perlakuan rasa kita kepada semua makhluk Tuhan," kata Ridwan Kamil.
 

"Semoga hal-hal seperti ini tidak terulang lagi di masa depan. Hatur Nuhun," tambahnya.

Sementara itu sebelumnya Pusat Penerangan TNI (Puspen TNI) dalam keterangan tertulisnya telah memberikan tanggapan terkait kasus penembakkan 6 ekor kucing yang dilakukan oleh Brigjen TNI NA.

Disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan TNI, Prantara Santosa bahwa pada hari Rabu, 17 Agustus 2022, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa telah meminta penyelidikan terkait dugaan penganiayaan terhadap 6 ekor kucing di lingkungan Sesko TNI Bandung.
 

Hasilnya, Komandan Sesko TNI dan Tim Hukum TNI membenarkan bahwa Brigjen TNI berinisial NA telah menembak sejumlah kucing dengan menggunakan senapan angin milik pribadi dengan alasan kebersihan.

"Berdasarkan pengakuannya, Brigjen TNI NA melakukan tindakan ini dengan maksud menjaga kebersihan dan kenyamanan di lingkungan tempat tinggal / tempat makan Perwira Siswa Sesko TNI dari banyaknya kucing liar dan bukan karena kebencian terhadap kucing," tulis Prantara Santosa.

Sementara itu pelaku penganiayaan terhadap 6 ekor kucing tersebut sedang diproses lebih lanjut oleh Tim Hukum TNI.

"Tim Hukum TNI akan menindaklanjuti proses hukum Brigjen TNI NA, khususnya menyangkut Pasal 66 UU nomor 18 tahun 2009 (tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan) dan Pasal 66A, Pasal 91 B UU nomor 41 tahun 2014 (tentang Perubahan atas Undang-Undang nomor 18 tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan)," tulis Prantara Santosa.***

Editor: Veliciana Gracica

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X