• Jumat, 30 September 2022

Rocky Gerung sebut beredarnya peta konsorsium 303 dan kekaisaran Sambo berbahaya

- Kamis, 18 Agustus 2022 | 15:25 WIB
Video mobil polisi melintas diteriaki Ferdy Sambo. Foto/Istimewa. (Foto/Istimewa.)
Video mobil polisi melintas diteriaki Ferdy Sambo. Foto/Istimewa. (Foto/Istimewa.)

BICARABERITA - Pengamat politik dan filsuf, Rocky Gerung itu menanggapi beredar luasnya grafik atau peta yang berisi sejumlah nama terkait keterlibatan Ferdy Sambo dan sejumlah pejabat kepolisian pada dugaan praktik judi online dengan tema konsorsium 303.

Menurutnya kasus Ferdy Sambo terkait pembunuhan terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J yang kini belum selesai, bertambah dengan kabar lain seperti konsorsium 303.

Keadaan ini menurutnya dapat menyibukkan kerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mengendalikan situasi yang tengah dihadapi pihak kepolisian.

Baca Juga: Kompolnas minta Polri untuk pecat Ferdy Sambo, simak alasannya

"Ya saya dapat kiriman itu juga, dan membaca peta yang entah siapa yang buat itu, mapping tentang sebut saja kekaisaran sambo atau apa lah," kata Rocky Gerung.

"Terlihat bahwa keadaan belum bisa dikendalikan oleh Pak Sigit, itu bahayanya tuh," tambahnya.

Perlu diketahui bahwa tengah beredar gambar yang disebut konsorsium 303 dan mencatut sejumlah nama dalam dugaan keterlibatan pada praktik judi online hingga rencana menjadikan Ferdy Sambo sebagai Kapolri pada tahun 2024 mendatang.

Beberapa nama yang tercatut dalam gambar yang disebut kekasiran Sambo dan konsorsium 303 diantaranya seperti Irjen Suwondo Nainggolan, Irjen Nico Afinta, Irjen Fadil Imran, AKBP Jerry Raymond Siagian, Kombes John Weynart Hutagalung, crazy rich Tom Liwafa dan sejumlah nama lainnya.

Baca Juga: Israel bombardir Gaza, Rusia meminta semua pihak yang terlibat konflik menahan diri

Masih dalam grafik konsorsium 303 tersebut, AKBP Jerry Raymond Siagian juga dituding ikut dalam keterlibatan penghilangan barang bukti kasus KM 50 terkait tewasnya 6 laskar FPI hingga penghilangan barang bukti asus Ferdy Sambo.

Halaman:

Editor: Vito Adhityahadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X