• Sabtu, 26 November 2022

Memilukan hati! Isak tangis mengenang Brigadir J, sang Ibu: Sampai kapan ini berakhir

- Kamis, 18 Agustus 2022 | 15:01 WIB
Ibunda Brigadir J Rosti Simanjuntak Menangis Histeris di Pusara Putranya (ist)
Ibunda Brigadir J Rosti Simanjuntak Menangis Histeris di Pusara Putranya (ist)

BICARABERITA - Kasus kematian Brigadir J, hingga saat ini, belum mengungkapkan suatu kebenaran dan penyelesaian. Bahkan, sang Ibu mencurahkan kesedihannya di makam putranya, Brigadir J.
 
Rosti Simanjuntak, ibu Brigadir J, mendatangi makam putranya saat perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2022.
 
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @lambegosiip tanggal 18 Agustus 2022, Rosti menangis di makam Brigadir J dan mencurahkan isi hatinya yang memilukan hati.
 
"Pahlawan Kau sayangku, Merdeka Indonesia, tapi Kau masih disiksa terus saat kemerdekaan ini. Kau sudah rela berkorban dan tersiksa Kau, sayang." kata Rosti sambil memeluk tanda salib di makam Brigadir J.
 
 
Rosti juga mengungkapkan kesedihan hatinya yang terus menerus dirasakannya karena kematian putranya, Brigadir J, yang tak kunjung menemukan akhir.
 
"Sampai kapan ini berakhir, Nak. Sampai kapan Mamak ini, Nak. Ndak kuat Mamak, Nak. Merdeka katanya Indonesia, tapi disiksa anak Tuhan." ungkap Rosti.
 
"Berjuang Kau anakku. Berjuang untuk tegakkan kebenaran. Berjuang untuk keadilan. Menjeritlah Kau, Nak. Menjerit meminta keadilan. Agar terang semua kebenaran." lanjut Rosti.
 
Unggahan itu pun mendapat banyak reaksi dari para netizen di kolom komentar.
 
"Ibu mungkin sudah ikhlas tapi sakit kalau ingat cara meninggalnya putranya (emoji sedih)." kata netizen.
 
"Tuhan akan melindungimu, Bu, dan Tuhan yang akan membalas semua perbuatan orang yang jahat kepada putra ibu. Hukum di dunia bisa dibeli, Bu, tapi hukum Tuhan itu adil." ungkap salah satu netizen.
 
 
"Sesak terasa sampai di dada ini. Setiap kali melihat berita ini, kadang sempat terpikir kok bisa ya? Tega sekali, di mana hati nuraninya? Bagaimana bisa disebut seorang abdi negara kalau perilakunya seperti itu." ungkap netizen lain.
 
Seperti yang diketahui, kasus kematian Brigadir J masih terus dilakukan penelusuran kebenaran oleh pihak kepolisian dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). 
 
Polri telah menetapkan empat tersangka terkait dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, yaitu Irjen Pol Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer (Bharada E), Brigadir Ricky Rizal (RR), dan Kuat Ma'ruf (KM).
 
Bahkan, tercatat 35 polisi diduga telah melanggar kode etik dalam kasus tersebut, yaitu merusak dan menghilangkan barang bukti berupa CCTV.***

Editor: Veliciana Gracica

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X