• Jumat, 19 Agustus 2022

Ketua Komnas HAM: Tidak ada saksi penodongan senjata yang dilakukan Brigadir J

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 15:12 WIB
Komnas HAM menyatakan tidak adanya saksi penodongan yang dilakukan Brigadir J
Komnas HAM menyatakan tidak adanya saksi penodongan yang dilakukan Brigadir J

BICARA BERITA - Pengusutan kasus atas dugaan penodongan senjata yang dilakukan oleh Brigadir Nofryansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J kepada istri mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo, mendapat perhatian dari ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik menyatakan bahwa tidak ada bukti dan saksi mata yang melihat Brigadir J menodongkan senjata ke istri Ferdy Sambo.

Hal ini terungkap usai Komnas HAM meminta keterangan dari beberapa pihak, sebagai bentuk atensi atas kasus yang dialami oleh Brigadir J.

Baca Juga: Transjakarta buka 2 lowongan kerja bulan Agustus, simak kualifikasi dan link daftar

Ahmad Taufan mengatakan bahwa tidak adanya saksi mata dalam penodongan itu membuat penyelidikan kasus baku tembak menjadi semakin krusial.

"Problem krusialnya karena di TKP itu yang bisa kita dapatkan hanya keterangan Bharada E," ulas Ahmad Taufan dalam keterangannya pada Sabtu, 6 Agustus 2022.

"Dia (Bharada E) mendengar teriakan dari si ibu ini (istri Ferdy Sambo), tolong Richard, tolong Ricky dan kemudian Richard turun ke bawah, dia bertemu dengan Yosua," lanjut Ahmad Taufan.

Baca Juga: Minum air terlalu banyak berbahaya? Kenali dampak dan gejalanya

Ia menyimpulkan bahwa pengakuan dan keterangan yang didapatkan selama ini adalah karangan belaka.

"Jadi, keterangan selama ini bahwa Yosua sedang menodongkan senjata, dalam keterangan mereka ini, enggak ada peristiwa itu (penodongan senjata oleh Brigadir J)," simpul Ahmad Taufan.

Halaman:

Editor: Shahnaz Adela

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X