• Jumat, 19 Agustus 2022

Seorang anak meninggal akibat HP meledak, simak penjelasannya

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 09:32 WIB
Ilustrasi Seorang anak meninggal akibat HP meledak, simak penjelasannya. (Pixabay)
Ilustrasi Seorang anak meninggal akibat HP meledak, simak penjelasannya. (Pixabay)
 
BICARABERITA - Pada Rabu lalu, 3 Agustus 2022, dikabarkan seorang anak meninggal dunia akibat Handphone (HP) meledak.
 
Diduga, bahwa anak tersebut meninggal karena bermain HP, yang sedang diisi baterai, kemudian mengalami ledakan.
 
Karena, sang ibu menemukan HP tersebut dalam keadaan hancur. Persitiwa tersebut terjadi di Desa Kiarapayung, Rancah, Ciamis, Jawa Barat.
 
 
Korban adalah seorang anak berusia sembilan tahun dan masih duduk di bangku Sekolah Dasar.
 
Peristiwa tersebut disampaikan oleh Kapolres Ciamis, AKBP Tony Prasetyo, pada Jumat tanggal 5 Agustus 2022.
 
"Diduga korban meninggal akibat main handphone sambil dicharger. Kemudian handphone meledak dan mengakibatkan korban meninggal," ujarnya.
 
Ia juga menjelaskan kronologi peristiwa tersebut.
 
 
"Ibu korban pulang dari rumah tetangga, melihat anaknya dikira sedang tidur. Kemudian ibu korban memeriksa sekitar ruangan tiba-tiba, ibu korban melihat handphone jenis Samsung J2 Pro sudah dalam keadaan berantakan dan hancur. Diduga meledak," jelasnya.
 
Menurut keterangannya, anak tersebut telah dinyatakan meninggal dunia dengan luka bakar di bagian dada dan leher.
 
"Setelah diperiksa menurut medis bahwa ternyata anaknya sudah dalam keadaan meninggal dunia. Terdapat luka bakar di bagian dada dan leher korban," tambahnya.
 
 
Ia juga mengatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terkait kasus ini, apakah korban mengalami penganiayaan atau tidak.
 
Setelah dilakukan pemeriksaan, pihak kepolisian pun menyatakan bahwa anak tersebut tidak mengalami penganiayaan.
 
"Tim gabungan dari Polsek Rancah dan Koramil 1310 Rancah beserta pihak Puskesmas Kecamatan Rancah, mendatangi TKP dan memeriksa korban dan dinyatakan bahwa korban tidak terdapat tanda-tanda penganiayaan," sambungnya.***

Editor: Veliciana Gracica

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X