• Minggu, 22 Mei 2022

Kronologi Bentroknya Kelompok Pelau dan Ortega di Sorong Papua, Mahasiswa UMS Tewas

- Selasa, 25 Januari 2022 | 18:31 WIB
Reruntuhan gedung Double O akibat bentrok dua kelompok massa di Sorong Papua
Reruntuhan gedung Double O akibat bentrok dua kelompok massa di Sorong Papua

BICARABERITA -- Pada hari Senin tanggal 24 Januari 2022, Pukul 23.45 WIT, bertempat di depan Mall Jupiter, Jln Sungai Maruni Km 10, Kelurahan Klawuyuk, Distrik Sorong Timur, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat terjadi keributan Antara Suku Orang Tenggara (ORTEGA) dengan Suku Pelau (Ambon).

Keributan merupakan buntut dari permasalahan yang terjadi di Sekertariat Suku Orang Tenggara (ORTEGA) pada hari Minggu dini hari tanggal 23 Januari 2022.

Dari keterangan polisi, disebutkan kronologi kejadian, yakni sekira Pukul 23.45 WIT, kurang lebih Sepuluh orang dari masyarakat Ortega bergerak dari Sekertariat Ortega menuju ke Daoble O.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Pengemudi Lansia, Kuasa Hukum: Ini Rekayasa, Korban Ada Masalah Tanah dengan Seseorang

Kemudian, sesampainya masyarakat Ortega di Doble O, masyarakat Pelau (Ambon) yang berjumlah kurang lebih dua puluh orang sudah berada di halaman tempat hiburan Doble O. Pertemuan kedua pihak mengakibatkan terjadinya keributan antara masyarakat Ortega dan masyarakat Pelau.

Saat terjadi keributan, salah seorang dari masyarakat Ortega terkena bacok senjata tajam tepat di perempatan Kantor DPRD Kota.

Korban merupakan mahasiswa UMS bernama Kani Rumaf, yang beralamatkan di Melati Raya. Lantas, pada pukul 12.00 WIT, korban di bawa ke RS Selebe Solu untuk mendapatkan penanganan medis, namun korban tewas.

Tak lama berselang, sekira pukul 00.50 WIT, Tempat hiburan malam Doble O di bakar oleh masyarakat Ortega di tambah dengan 2 mobil dan 5 unit motor di halaman parkir THM tersebut.

Baca Juga: Sosok Maura Magnalia Madyaratri, Putri Waketum Golkar Nurul Arifin yang Nyentrik

Halaman:

Editor: Vito Adhityahadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X