Jepang dan Korea Selatan dikabarkan sedang alami resesi seks, kok bisa?

- Senin, 28 November 2022 | 19:50 WIB
Dua negara maju di Asia kini dikabarkan sedang mengalami resesi seks yang menyebabkan tingkat populasi kelahiran pada dua negara tersebut sangat sedikit jumlahnya.
Dua negara maju di Asia kini dikabarkan sedang mengalami resesi seks yang menyebabkan tingkat populasi kelahiran pada dua negara tersebut sangat sedikit jumlahnya.

BICARABERITA - Dua negara maju di Asia kini dikabarkan sedang mengalami resesi seks yang menyebabkan tingkat populasi kelahiran pada dua negara tersebut sangat sedikit jumlahnya.

Resesi seks adalah sebuah rasa enggan seorang atau sepasang suami istri di negara tersebut untuk mempunyai anak atau bahkan memilih untuk memiliki sedikit anak.

Dalam kasus resesi seks yang terjadi di Jepang ini disebabkan karena 2 faktor, yaitu faktor biaya dan faktor dar peran gender konservatif.

Baca Juga: Ciri-ciri bipolar disorder yang sering disalahpahami, begini kata Marshanda

Menurut warga Jepang memiliki anak membutuhkan biaya yang banyak, dari mulai biaya persalinan hingga biaya pendidikan.

Peran gender konservatif juga menjadi penyebab Jepang mengalami resesi seks, dimana seorang perempuan dipaksa untuk berhenti bekerja saat hamil dan memikul tugas rumah tangga dan pengasuhan anak.

Karena 2 faktor tersebut angka kelahiran Jepang menjadi sangat rendah, yaitu sekitar 800 ribu yang tercatat saat 2021.

Baca Juga: Viral! Oknum yang membuat perdebatan mengenai tenda korban di Cianjur, netizen: Bukannya minta maaf...

Sedangkan untuk negara tetangga Jepang yaitu Korea Selatan jumlah angka pernikahan di negara tersebut hanya mencapai angka 193.000 pada tahun 2021.

Halaman:

Editor: Shahnaz Adela

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X