Heboh! Diduga Pemerintah China bungkam berita unjuk rasa terhadap Xi Jinping

- Senin, 28 November 2022 | 14:11 WIB
China Lockdown Karena Covid-19 (USA Today)
China Lockdown Karena Covid-19 (USA Today)

BICARABERITA - Masyarakat di China murka setelah mengetahui berita mengenai unjuk rasa, dihapuskan oleh Pemerintah China.

Seperti pemberitaan sebelumnya, masyarakat di China melakukan unjuk rasa kepada Xi Jinping karena melakukan pembatasan atau lockdown Covid-19.

Baca Juga: Sebut Benny Rhamdani bicara bak 'preman', Rizal Ramli sebut Jokowi punya jurus 'nabok nyilih tangan'

Unjuk rasa tersebut sudah berlangsung dari tanggal 24 sampai 27 November 2022. Masyarakat di beberapa wilayah seperti Shanghai, Beijing, Xinjiang, Urumqi, Nanjing, Wuhan, dan Chengdu, ikut melakukan protesnya.

Adanya unjuk rasa tersebut dikarenakan kebakaran di salah satu gedung kawasan Xinjiang. Banyak korban yang berjatuhan akibat penanganan yang lambat.

Penangan yang lambat diduga adanya pembatasan atau lockdown Covid-19.

Masyarat di China kemudian melakukan aksi unjuk rasa meminta Xi Jinping sebagai partai komunis untuk mundur dari jabatannya.

Akan tetapi, unjuk rasa tersebut tidak membuahkan hasil. Pemerintah China bahkan membungkam berita mengenai aksi protes terhadap Xi Jinping.

Dikutip melalui Aljazeera, pada (28/11). Masyarakat di China heboh karena puluhan ribu video, foto, informasi, atau berita yang berkaitan dengan aksi orasi dihapus.

Halaman:

Editor: Vito Adhityahadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X