• Selasa, 6 Desember 2022

Pasar saham Rusia runtuh di tengah tanda-tanda eskalasi Perang Ukraina dan lonjakan pajak ekspor

- Rabu, 21 September 2022 | 17:18 WIB
Mata uang resmi Rusia, Rubel  (Devi)
Mata uang resmi Rusia, Rubel (Devi)

BICARABERITA - Pada 20 September, saham Rusia 'berdarah-darah' dan jatuh di tengah laporan peningkatan beban pajak ekspor dan eskalasi perang.

Sesuai laporan Bloomberg, saham merosot paling tajam sejak negara itu menginvasi Ukraina pada Februari 2022, ketika Kremlin bergerak untuk mencaplok wilayah yang masih didudukinya, menyusul serangan balasan Ukraina.

Langkah potensial Rusia untuk mencaplok wilayah Ukraina yang diduduki dilihat sebagai tanda eskalasi konflik dengan Kyiv, yang selanjutnya menghancurkan harapan bahwa perang dapat berakhir dalam waktu dekat, terutama setelah serangan balik Ukraina yang kuat.

Baca Juga: Sedikitnya 3 persen karyawan Shopee Indonesia terkena PHK

Kantor Berita Rusia TASS menyebutkan bahwa investor di Rusia juga dipengaruhi oleh laporan media tentang pemerintah Rusia yang mempertimbangkan kemungkinan meningkatkan beban pajak pada perusahaan ekspor.

Tolok ukur utama dalam mata uang rubel dari pasar saham Rusia, MOEX Russia Index jatuh sebanyak 11% sebelum memangkas penurunan, diperdagangkan turun 8,8% pada penutupan di Moskow kemarin, yang merupakan penurunan terbesar sejak 24 Februari 2022. pemain terburuk di dunia pada hari Selasa, menurut Bloomberg.

Saham Rusia juga jatuh di tengah Moskow menyalakan kembali kekhawatiran darurat militer dengan undang-undang baru dan rencananya untuk mengadakan referendum di wilayah yang dikuasai Rusia di Ukraina timur.

Baca Juga: Terobosan ini bisa dipikirkan untuk jadi alternatif baru dampak dari harga BBM yang naik, minat?

Parlemen Rusia pada hari Selasa menyetujui RUU untuk memperketat hukuman atas sejumlah kejahatan seperti desersi, kerusakan properti militer dan pembangkangan jika mereka dilakukan selama mobilisasi militer atau situasi pertempuran, menurut Reuters .

Halaman:

Editor: Devie

Sumber: India Times.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inovasi unik 'Telepon Angin' di Kota Otsuchi Jepang

Selasa, 29 November 2022 | 09:24 WIB
X