• Minggu, 3 Juli 2022

Sri Lanka Putuskan Sekolah Ditutup

- Jumat, 20 Mei 2022 | 14:47 WIB
RUSUH SRILANKA. Selain membakar rumah pejabat, banyak kendaraan dibakar massa saat terjadi kerusuhan di Sri Lanka. (Mitra News)
RUSUH SRILANKA. Selain membakar rumah pejabat, banyak kendaraan dibakar massa saat terjadi kerusuhan di Sri Lanka. (Mitra News)

BICARABERITA – Krisis yang dialami Sri Lanka berdampak pada berbagai aspek kehidupan.

Dampak yang baru-baru ini terlihat yaitu dengan adanya keputusan pihak berwenang Sri Lanka agar sekolah ditutup.

Hal ini sesuai dengan kebijakan Kementerian Administrasi Publik Sri Lanka yang meminta agar pejabat publik untuk tidak kerja.

Permasalahan kurangnya BBM menjadi penyebab utama demi kelancaran dalam fasilitas transportasi.

Baca Juga: Miris, Oknum Guru Agama Di Lumajang Berbuat Cabul ke Anak Didiknya

Perdana Menteri Sri Lanka Ranil Wickremesinghe mengatakan jika Sri Lanka membutuhkan 75 miliar dolar AS untuk kebutuhan pokok.

Namun, ia mengatakan jika Sri Lanka mengalami kesulitan untuk menyediakan 1 miliar dolar AS.

Karena Sri Lanka mengakui jika kekurangan dalam pendapatan negara.

Kurangnya pendapatan bagi negara maka berdampak pada inflasi yang memburuk.

Halaman:

Editor: Vito Adhityahadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X