• Senin, 29 November 2021

China Didesak Buktikan Keselamatan Peng Shuai, Petenis yang Ungkap Kasus Pelecehan Mantan Wakil PM Zhang Gaoli

- Kamis, 25 November 2021 | 09:48 WIB
Peng Shuai mantan petenis asal China yang keselamatannya dipertanyakan usai membongkar bobrok pemerintah China.  (IST)
Peng Shuai mantan petenis asal China yang keselamatannya dipertanyakan usai membongkar bobrok pemerintah China. (IST)

BICARABERITA – Keselamatan Peng Shuai dikhawatirkan setelah mantan petenis ini mengklaim dipaksa berhubungan intim dengan mantan Wakil Perdana Menteri Zhang Gaoli. Uni Eropa pun mendesak China untuk membuktikan secara nyata keberadaan serta keselamatan Peng.

“Kami tetap minta kepada pemerintah China supaya memberikan bukti yang dapat dibuktikan dan independen terkait keberadaan serta keselamatan dia,” kata juru bicara diplomatik Uni Eropa Nabila Massrali, kepada AFP pada Rabu, 24 November 2021.

Massrali juga meminta agar pemerintah China menyelidiki kasus yang diduga melibatkan mantan pemimpin negara itu.

Baca Juga: Beberapa Jam Menjabat, Magdalena Andersson Mundur dari PM Swedia

“Kami tidak bisa banyak menanggapi dalam kasus yang menimpanya (Peng Shuai), tetapi kami mendukung penyelidikan menyeluruh serta transparan,” sambungnya.

Beberapa waktu lalu, media milik pemerintah China mengunggah tangkapan layar surat elektronik yang diklaim dari Peng, menyatakan tuduhan yang ditulisnya itu tidak benar. Surel tersebut juga mengklaim Peng dalam kondisi baik.

“Kami sudah mengamati komentar serta rekaman yang diduga berasal dari Peng Shuai terkait kemunculannya di publik. Bagaimanapun, laporan mengenai tudingan pelecehan serta fakta dirinya tidak tampak selama dua minggu tetaplah mengkhawatirkan,” tutur Massrali.

Baca Juga: Resmi! Arab Saudi Larang Selfie di Masjidil Haram

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Inggris dan Amerika Serikat sebelumnya juga sudah meminta agar China memberikan bukti keselamatan Peng. Tetapi, Beijing menganggap kasus itu bukanlah urusan diplomatik.

Halaman:

Editor: Putu Agus Hariutama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Update Omicron: Gawat! Penyebarannya Semakin Meluas

Senin, 29 November 2021 | 10:36 WIB

Tragedi Kebakaran Bus di Bulgaria Tewaskan 46 Orang

Kamis, 25 November 2021 | 17:02 WIB

100 Hari Taliban, Kehancuran Afghanistan di Depan Mata

Kamis, 25 November 2021 | 12:19 WIB
X